Kamis, 18 Maret 2010

Kode Etik dalam Menggunakan Telepon Selular atau HP

Handpone.....hampir semua kalangan memilkinya dari kalangan atas sampai kalangan bawah, handphone bukan lagi merupakan barang yang aneh, apalagi telah banyak iklan – iklan di televisi yang menawarkan berbagai macam merek hp dengan fitur – fitur yang canggih dan tentunya harganya pun bervariasi. Bayangkan saja dalam jangka waktu satu bulan saja merek tertentu sebut saja N dapat mengeluarkan berbagai macam fitur dengan kelebihannya masing – masing.
Fungsi ponsel pun menjadi sangat beragam, mulai dari alat komunikasi, sumber informasi, sampai kepada pusat hiburan. Ada orang yang menggunakan ponsel untuk keperluan yang benar-benar penting, seperti bisnis tetapi ada juga yang hanya sekedar untuk meningkatkan prestise tanpa mengerti kemampuan penuh ponselnya alias gaya doang...
Kecanggihan handphone yang masing – masing orang miliki terkadang tidak jadi tidak memperhatikan sekeliling atau lingkungan, seperti menelpon dengan suara yang keras, mendengarkan musik Mp3 dari handphone yang mereka bilang canggih dengan loudspaker. Semua contoh tersebut sangatlah mengganggu aktivitas orang lain yang bisa saja sedang ingin beristirahat.
Sudah tidak dipungkiri, kalau memiliki ponsel sangatlah mudah caranya. Tapi, bagaimana dengan penggunaannya? Memang, dengan kecanggihan yang ditawarkan, ponsel juga terlihat sangat mudah digunakan. Tapi, apakah “etika” penggunaannya sudah benar? Walaupun, penggunaan ponsel lebih mengarah kepada privasi, tetapi janganlah sampai privasi tersebut mengganggu hak-hak yang juga dimiliki oleh orang lain. Di bawah ini terdapat beberapa etika yang masih sering dilanggar oleh para pengguna ponsel:

1. Berbicara Terlalu Keras.
Ponsel sudah memiliki sensor pengeras suara yang baik, jadi tidak perlu berbicara sampai suara anda terdengar semua orang di sebuah halte bus, dalam lift, atau tempat umum lainnya. Dan yang pasti, percayalah…suara anda tidak sebagus itu untuk didengar!!
2. Topik Pembicaraan yang Tidak Seperlunya.
Berbicaralah seperlunya jika sedang membicarakan topik tentang tugas sekolah atau tugas kantor ya fokus saja pada 1 hal tersebut, jangan membicarakan hal – hal yang tidak penting.
3. Secara Kasar Memotong Pembicaraan.
Pastinya anda tidak senangkan jika sedang asyik berbicara dengan teman anda tetapi tiba – tiba teman anda memotong pembicaraan anda kemudian mengalihkan pembicaraan anda, maka dari itu cobalah untuk menghargai orang lain jika kita ingin dihormati.
4. Ponsel Berdering di Dalam Bioskop.
Bayangkan, anda sedang menonton Batman dan tiba-tiba nada dering lagu Britney Spears berbunyi dengan kerasnya? Hmmm…silakan jawab sendiri. Atau lebih buruk lagi, ada yang bergosip ria ketika anda menonton film horor.
5. Ber-SMS Sambil Mengemudi.
Apakah mengganggu orang? Hmm…sepertinya tidak. Tapi, apakah “bisa” mengganggu orang? Sangat mungkin. Anda bisa saja dalam sekejap, menciptakan sebuah kecelakaan besar hanya karena ingin mengetik “ok” pada ponsel anda.

6. Ber-SMS Sambil Berbicara.
Bayangkan anda sedang bercurhat ria, dan lawan bicara anda justru asik ber-SMS pastinya itu sangat menyakitkan sekali yah......
7. Ber-SMS untuk Hal Kecil.
Ugghhh…sangat boros hanya sekedar untuk mengatakan “hai” kepada teman anda.
8. Nada Dering yang Keras dan Mengganggu.
Nada dering yang sangat keras dapat mengacaukan konsentrasi belajar atau bahkan berbicara sekalipun. Untuk itu jika sedang ditempat – tempat umum ada baiknya di silent, itu juga jika anda tidak ingin orang lain marah karena suara hp anda yang terlalu berisik dan norak.
9. Lokasi Penggunaan Ponsel.
Banyak orang yang justru menerima telpon di tempat yang tidak selayaknya. Contoh: perpustakaan, antrian makan, di dalam busway, dan lain-lain.
Masih banyak lagi penyalah gunaan ponsel, seperti: sarana menyebarkan video porno, penggunaan kamera untuk hal tidak senonoh, dan lain-lain. Tapi, yaaa tampaknya ketidak pedulian sudah menjadi bagian dari masyarakat kita dan justru sangat dinikmati. Sungguh menyedihkan kemerosotan moral kita!! Semoga artikel ini, bisa bantu menyadarkan kita semua untuk bersikap lebih baik.
sumber : www.otbusiness.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar