Chating merupakan Percakapan interaktif antar sesama pengguna komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. Percakapan ini bisa dilakukan dengan saling berinteraktif melalui teks, maupun suara. lihat juga chat. Berbagai aplikasi dapat digunakan untuk chatting ini, baik melalui SMS, aplikasi messenger seperti Yahoo! Messenger, MSN Messenger, mIRC, dll.
tapi pernah berfikir gak qlo chating itu sendiri mempunyai kode etik, yuk kita baca dan terapkan kode etik tentang chating :
1. Jujur
Berusaha untuk berbicara jujur. Memang sih kita jujur atau tidak, teman chatting kita tidak akan tahu. Tapi beberapa orang sangat senang dengan kejujuran. Jika dari awal chatting, kamu sudah berbohong maka di kemudian hari kamu bisa menerima akibatnya, salah satunya mereka akan malas chatting dengan kamu lagi.
2. Jangan suka iseng
Tidak semua orang yang sedang online berarti mereka memiliki waktu untuk chatting, ada beberapa orang yang online tapi mereka sedang sibuk dengan pekerjaannya. Jika kamu menggunakan, usahakan jangan terlalu sering “buzz” teman chatting kamu. Karena hal itu akan membuat mereka marah.
3. Sopan
Baik di kehidupan nyata maupun dunia maya, kita harus selalu bersikap sopan. Usahakan untuk selalu berbicara dan bersikap sopan. Jangan pernah mengucapkan kata kata kotor, jika kesan pertama kamu sudah jelek maka selanjutnya mereka tidak akan lagi mau chatting dengan kamu.
4. Ucapkan salam
Setiap kali mulai chatting tidak ada salahnya kamu menuliskan beberapa kata salam seperti halo, selamat pagi, selamat siang, apa kabar. Dijamin mereka akan senang mendengarnya. Dan jika akan mengakhiri percakapan, bisa gunakan kata sampai jumpa lagi, selamat tinggal, bye, atau senang ngobrol dengan kamu.
5. Pasang status
Jika kamu tidak mau diganggu oleh teman chatter lain. kamu bisa memasang status seperti “bussy, dont disturb, gak bisa diganggu”.
6. Jangan terlalu cuek
Jangan terlalu lama membalas pesan dari lawan chatting kamu, karena mereka tidak akan suka disuruh menunggu terlalu lama, jika kamu sedang sibuk, katakan sedang sibuk agar mereka merasa tidak dicuekin.
7. Perhatikan penggunaan huruf
Terkadang kamu menganggap remeh huruf besar (capslock), karena kamu merasa huruf besar dan huruf kecil sama saja. Tapi huruf besar dan huruf kecil memiliki arti berbeda. Jika menggunakan huruf kecil berarti nada bicara kamu normal dan biasa saja. Tapi jika kamu menggunakan huruf besar berarti kamu sedang teriak dan bicara dengan nada keras. Bagi orang yang mengerti dengan arti tulisan tersebut, mereka akan merasa tersinggung jika kamu menggunakan huruf besar. Jadi hindari penggunaan huruf besar.
8. Mengganti topik
Jika kamu sedang masuk kesalah satu room.disana pasti mereka sedang membahas suatu topik. Jangan sekali kali kamu mencoba mengganti topik pembicaraan.karena mereka bisa marah. Ikuti topik pembicaraan yang sedang dibahas. Jika kamu merasa tidak cocok dengan topik yang sedang dibahas, kamu bisa pindah room dan mencari room yang sesuai dengan selera kamu.
9. Jangan membicarakan SARA
Saat mengobrol, jangan pernah membawa bawa masalah SARA kedalam topik pembicaraan. Karena hal ini sangatlah sensitive, mereka dengan mudahnya akan merasa sangat tersinggung.
10. Jangan memaksakan kehendak
Jika lawan bicara kamu sudah tidak mau lagi mengobrol, jangan paksakan kehendak. Karena mereka akan langsung berpikir negative tentang kamu.
yah itulah sekilas tentang kode etik menggunakan chating yang saya ambil dari :
http://aset88.wordpress.com/2010/03/15/kode-etik-menggunakan-chat/
Selasa, 30 Maret 2010
Senin, 29 Maret 2010
kode etik menggunakan facebook
Hari gini siapa sih yang gak kenal facebokk???? dari kalangan muda sampai yang tua semuanya berselancar di dunia facebook...termasuk sayah hehehe
apa sih sebenarnya facebook itu???
Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.
Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School diluncurankan pertama kali pada 4 februari dan awalnya hanya untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.
Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat email universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.
Tetapi terkadang facebokk sering kali disalah gunakan oleh para penggunanya, maka dari itu agar si pengguna dan yang laintidak meraa dirugikan ada etikanya menggunakan facebook, neh diantaranya :
1. Status hubungan Anda adalah keputusan bersama pasangan
Jangan pernah mengubah-ubah status hubungan Anda jika tidak didasari kesepakatan bersama antara Anda dan pasangan. Banyak kasus buruk terjadi akibat seseorang merubah statusnya secara sepihak. Jangan lupa, teman-teman Anda atau teman pasangan Anda bisa mengetahui hal ini dengan cepat.
2. Berteman dengan teman dari sahabat Anda pun ada etikanya
Ketika ingin berteman dengan teman sahabat Anda di Facebook, jangan lupakan keberadaan teman Anda yang di sini berperan sebagai 'penghubung'. Katakan dari siapa Anda mengetahui profil mereka. Anda tak mau
dicurigai sebagai sales bukan?
3. Siapkan diri ketika berteman dengan seseorang yang pernah berkencan dengan Anda
Sebelum Anda melakukannya, lebih baik Anda siap mental dulu. Beberapa status yang dia tulis bisa jadi membuat Anda cemburu. Dibutuhkan kedewasaan untuk melakukan hal ini. Namun jika Anda tidak ambil pusing, lakukan saja.
4. Jangan banjiri profil dengan foto, video, dan komentar yang berkaitan dengan gagalnya hubungan Anda
Hal itu sepertinya tidak pantas dilakukan di Facebook. Jika Anda ingin minta simpati, teleponlah teman Anda, jangan bertanya pada orang-orang di dunia maya, apalagi di Facebook yang diakses banyak orang. Anda malah bisa dipermalukan.
5. Jangan curhat dan buka rahasia di Facebook
Jika Anda ingin curhat dan sejenisnya, lebih baik Anda tidak melakukannya di
Facebook. Gunakan saja e-mail, telepon atau lakukan saat sedang makan bersama teman Anda misalnya. Masih banyak fasilitas lain bukan? Anda tentu tidak ingin rahasia Anda diumbar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
6. Kenali Perbedaan antara Wall dan Message
Suatu pernyataan yang menyangkut hubungan pribadi Anda sebaiknya tidak usah terlalu diekspos. Kalimat seperti "I luv u soo much baaabyy.. I Can't wait too see 2neit", mungkin akan lebih cocok jika ditulis di message.
7. Jangan sekali-kali Membuat profil Palsu
Mungkin terlintas di benak Anda untuk membuat akun palsu mantan pacar yang telah menyakiti Anda. Kemudian, Anda posting hal-hal buruk tentangnya. Tentu saja, jangan pernah benar-benar melakukan hal ini. Jika aksi Anda ketahuan, orang-orang malah bisa memberi cap negatif pada Anda.
Intinya adalah jangan umbar banyak informasi tentang diri Anda apalagi yang bersifat pribadi. Anda tak akan pernah tahu apa saja yang bisa terjadi ke depannya. Ingat, dunia maya meski menyenangkan tetap penuh dengan risiko dan juga orang-orang jahat.
Sumber : http://forum.megaxus.com/info-tips-and-discussion/%28info%29-etika-dalam-menggunakan-facebook-atau-sejenisnya/msg1455828/?PHPSESSID=6a88d2d8e79080545ead29f6a2a255aa#msg1455828
apa sih sebenarnya facebook itu???
Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.
Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School diluncurankan pertama kali pada 4 februari dan awalnya hanya untuk siswa Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.
Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya. Akhirnya, orang-orang yang memiliki alamat email universitas (seperti .edu, .ac.uk, dll) dari seluruh dunia dapat juga bergabung dengan situs ini.
Tetapi terkadang facebokk sering kali disalah gunakan oleh para penggunanya, maka dari itu agar si pengguna dan yang laintidak meraa dirugikan ada etikanya menggunakan facebook, neh diantaranya :
1. Status hubungan Anda adalah keputusan bersama pasangan
Jangan pernah mengubah-ubah status hubungan Anda jika tidak didasari kesepakatan bersama antara Anda dan pasangan. Banyak kasus buruk terjadi akibat seseorang merubah statusnya secara sepihak. Jangan lupa, teman-teman Anda atau teman pasangan Anda bisa mengetahui hal ini dengan cepat.
2. Berteman dengan teman dari sahabat Anda pun ada etikanya
Ketika ingin berteman dengan teman sahabat Anda di Facebook, jangan lupakan keberadaan teman Anda yang di sini berperan sebagai 'penghubung'. Katakan dari siapa Anda mengetahui profil mereka. Anda tak mau
dicurigai sebagai sales bukan?
3. Siapkan diri ketika berteman dengan seseorang yang pernah berkencan dengan Anda
Sebelum Anda melakukannya, lebih baik Anda siap mental dulu. Beberapa status yang dia tulis bisa jadi membuat Anda cemburu. Dibutuhkan kedewasaan untuk melakukan hal ini. Namun jika Anda tidak ambil pusing, lakukan saja.
4. Jangan banjiri profil dengan foto, video, dan komentar yang berkaitan dengan gagalnya hubungan Anda
Hal itu sepertinya tidak pantas dilakukan di Facebook. Jika Anda ingin minta simpati, teleponlah teman Anda, jangan bertanya pada orang-orang di dunia maya, apalagi di Facebook yang diakses banyak orang. Anda malah bisa dipermalukan.
5. Jangan curhat dan buka rahasia di Facebook
Jika Anda ingin curhat dan sejenisnya, lebih baik Anda tidak melakukannya di
Facebook. Gunakan saja e-mail, telepon atau lakukan saat sedang makan bersama teman Anda misalnya. Masih banyak fasilitas lain bukan? Anda tentu tidak ingin rahasia Anda diumbar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
6. Kenali Perbedaan antara Wall dan Message
Suatu pernyataan yang menyangkut hubungan pribadi Anda sebaiknya tidak usah terlalu diekspos. Kalimat seperti "I luv u soo much baaabyy.. I Can't wait too see 2neit", mungkin akan lebih cocok jika ditulis di message.
7. Jangan sekali-kali Membuat profil Palsu
Mungkin terlintas di benak Anda untuk membuat akun palsu mantan pacar yang telah menyakiti Anda. Kemudian, Anda posting hal-hal buruk tentangnya. Tentu saja, jangan pernah benar-benar melakukan hal ini. Jika aksi Anda ketahuan, orang-orang malah bisa memberi cap negatif pada Anda.
Intinya adalah jangan umbar banyak informasi tentang diri Anda apalagi yang bersifat pribadi. Anda tak akan pernah tahu apa saja yang bisa terjadi ke depannya. Ingat, dunia maya meski menyenangkan tetap penuh dengan risiko dan juga orang-orang jahat.
Sumber : http://forum.megaxus.com/info-tips-and-discussion/%28info%29-etika-dalam-menggunakan-facebook-atau-sejenisnya/msg1455828/?PHPSESSID=6a88d2d8e79080545ead29f6a2a255aa#msg1455828
Rabu, 24 Maret 2010
ETIKA MENGGUNAKAN RADIO KOMUNIKASI
Berikut beberapa kode etik penggunaan radio komunikasi tersebut.
A. Komunikasi Point to Point
1. Memantau dahulu / memonitor pada frekwensi / kanal yang diinginkan
2. Wajib menyebutkan 10-28 (callsign) & 10–20 (posisi / tempat) memancar
3. Menyebutkan 10-28 dan biasakan mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan
4. Memberikan kesempatan / prioritas kepada penyampai berita-berita yang penting
5. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
6. Mengatur jalur / kanal apabila muncul pertama kali di kanal / frekwensi
7. Apabila jalur / kanal sibuk sementara butuh komunikasi agak panjang dengan seseorang, sebaiknya bergeser (tidak memonopoli kanal/ frekwensi)
8. Menggunakan Kode Ten (kode 10) untuk efisiensi komunikasi
9. Membiasakan menulis di Log Book, dicatat dengan siapa berkomunikasi dan kapan / tanggal dan waktu komunikasi dilakukan
10. Menggunakan Nama Panggilan Juliet Zulu, No Daerah dan Suffiknya, contoh JZ12AR
11. Dilarang menjadi net pengendali apabila sedang dalam statiun bergerak
B. Komunikasi melalui Repeater / pancar ulang
1. Memonitor dahulu selama 3-5 menit
2. Memperhatikan siapa yang sedang berkomunikasi
3. Memperhatikan apa yang sedang dikomunikasikan. (penting/tidak)
4. Masuk pada spasi atau interval (tidak perlu menggunakan kata break atau contact), dengan menyebutkan Callsign (10-28) dan apabila ingin berkomunikasi / memanggil seseorang, langsung memanggil dengan menyebut 10-28 orang yang dipanggil (contoh: JZ12AR memanggil JZ12DM, maka pada jeda spasi JZ12AR langsung masuk dengan mengatakan: JZ12DM, JZ12AR 10-25)
5. Tidak perlu tergesa-gesa, komunikasikan dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti / difahami
6. Berkomunikasi seperti pada kanal / frekwensi kerja biasa
7. Apabila ada hal yang bersifat darurat / emergency silahkan gunakan interupsi pada spasi / interval.
8. Jangan memonopoli frekwensi dengan berkomunikasi hanya dengan satu orang, dan selalu memberikan kesempatan kepada orang lain yang mau menggunakan pancar ulang
9. Membiasakan mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan.
10. Memberikan kesempatan kepada pengguna di lapangan / stasiun bergerak yg menggunakan perangkat dengan kemampuan terbatas
11. Mengutamakan / memberikan kesempatan pada pembawa berita yg bersifat emergency / darurat
12. Tidak dianjurkan berkomunikasi melalui repeater dengan menggunakan peralatan penguat mikrofon seperti: Echo, ALC, dsb – karena audio justru akan menjadi melebar dan tidak nyaman bagi orang lain yg mendengarkan.
C. Penggunaan kata INTERUPSI
1. Apabila mau memotong / menyela pembicaraan disebabkan ada sesuatu informasi yang penting, gunakan pada saat jeda komunikasi atau spasi, kemudian masuk dengan menyebutkan identitas diri, Contoh : JZ12AR interupsi … dan yang sedang berkomunikasi sebaiknya mempersilahkan yg menginterupsi menggunakan frekwensi
2. Setelah selesai kepentingannya sebaiknya dikembalikan pada pengguna sebelumnya dengan mengucapkan : Terima Kasih
3. Kata Break atau Contact sebaiknya tidak dipakai, baik untuk keperluan menyela pembicaraan maupun apabila hanya ingin bergabung didalam pembicaraan / komunikasi
4. Apabila tidak ada sesuatu yang penting dan hanya ingin bergabung maka pada saat jeda / spasi cukup menyebutkan identitas diri, Contoh: JZ12AR masuk / bergabung atau cukup dengan menyebut JZ12AR saja
5. Apabila mengetahui ada yang mau bergabung, pengguna sebelumnya sebaiknya juga merespon, Contoh: Terdengar JZ12AR, mohon bersabar satu dua kesempatan
PENGGUNAAN STASIUN KRAP
1. Stasiun KRAP hanya boleh digunakan untuk komunikasi radio dalam negeri
2. Stasiun KRAP dapat digunakan untuk kegiatan :
a. Hubungan persahabatan dan persaudaraan antar sesama anggota;
b. Pembinaan, penyuluhan dan kegiatan RAPI;
c. Bantuan komunikasi dalam rangka kegiatan kepramukaan, olah raga, sosial kemasyarakatan dan kegiatan kemanusiaan lain;
d. Penyampaian berita marabahaya, bencana alam, dan pencarian dan pertolongan (SAR).
3. Kegiatan KRAP di luar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam point (1) yang kegiatannya berskala nasional harus mendapat persetujuan Direktorat Jenderal sedang kegiatan yang berskala Daerah harus mendapat persetujuan Kepala Dinas Propinsi
4. Dalam kegiatan KRAP wajib menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5. Stasiun KRAP dilarang digunakan untuk :
a. Memancarkan berita yang bersifat politik, SARA, dan atau pembicaraan lainnya dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban;
b. Memancarkan pemberitaan / berita yang bersifat komersial;
c. Memancarkan berita sandi kecuali kode-10 (ten-code);
d. Berkomunikasi dengan stasiun KRAP yang tidak memiliki izin atau stasiun radio lain selain stasiun KRAP;
e. Disambungkan dengan jaringan telekomunikasi lain milik penyelenggara telekomunikasi;
f. Memancarkan berita merabahaya atau berita lain yang tidak benar;
g. Memancarkan informasi yang tidak sesuai peruntukannya sebagai sarana komunikasi radio antara lain memancarkan musik-musik, menyanyi, pidato, dongeng, pembicaraan asusila.
6. Stasiun KRAP atau perangkat KRAP dilarang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk kepentingan dinas instansi pemerintah/swasta.
7. Stasiun KRAP dilarang digunakan di atas kapal laut atau di pesawat udara
8. Stasiun KRAP dengan seizin pemiliknya dapat digunakan oleh pemegang IKRAP lainny dengan mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku
9. Stasiun KRAP meskipun dengan sepengetahuan pemiliknya tidak diizinkan untuk digunakan oleh seseorang yang tidak memiliki IKRAP
10. Stasiun KRAP harus dapat dikenali dari nama panggilan yang setiap kali dipancarkan dengan menyebut nama panggilan (10-28) pada permulaan dan akhir komunikasi radio yang diselenggarakan, dilaksanakan paling sedikit setiap 3 (tiga) menit sekali
http://sites.google.com/site/rapi1803/etika-komunikasi
A. Komunikasi Point to Point
1. Memantau dahulu / memonitor pada frekwensi / kanal yang diinginkan
2. Wajib menyebutkan 10-28 (callsign) & 10–20 (posisi / tempat) memancar
3. Menyebutkan 10-28 dan biasakan mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan
4. Memberikan kesempatan / prioritas kepada penyampai berita-berita yang penting
5. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
6. Mengatur jalur / kanal apabila muncul pertama kali di kanal / frekwensi
7. Apabila jalur / kanal sibuk sementara butuh komunikasi agak panjang dengan seseorang, sebaiknya bergeser (tidak memonopoli kanal/ frekwensi)
8. Menggunakan Kode Ten (kode 10) untuk efisiensi komunikasi
9. Membiasakan menulis di Log Book, dicatat dengan siapa berkomunikasi dan kapan / tanggal dan waktu komunikasi dilakukan
10. Menggunakan Nama Panggilan Juliet Zulu, No Daerah dan Suffiknya, contoh JZ12AR
11. Dilarang menjadi net pengendali apabila sedang dalam statiun bergerak
B. Komunikasi melalui Repeater / pancar ulang
1. Memonitor dahulu selama 3-5 menit
2. Memperhatikan siapa yang sedang berkomunikasi
3. Memperhatikan apa yang sedang dikomunikasikan. (penting/tidak)
4. Masuk pada spasi atau interval (tidak perlu menggunakan kata break atau contact), dengan menyebutkan Callsign (10-28) dan apabila ingin berkomunikasi / memanggil seseorang, langsung memanggil dengan menyebut 10-28 orang yang dipanggil (contoh: JZ12AR memanggil JZ12DM, maka pada jeda spasi JZ12AR langsung masuk dengan mengatakan: JZ12DM, JZ12AR 10-25)
5. Tidak perlu tergesa-gesa, komunikasikan dengan kata-kata yang jelas dan mudah dimengerti / difahami
6. Berkomunikasi seperti pada kanal / frekwensi kerja biasa
7. Apabila ada hal yang bersifat darurat / emergency silahkan gunakan interupsi pada spasi / interval.
8. Jangan memonopoli frekwensi dengan berkomunikasi hanya dengan satu orang, dan selalu memberikan kesempatan kepada orang lain yang mau menggunakan pancar ulang
9. Membiasakan mengucapkan kata ganti pada akhir pembicaraan.
10. Memberikan kesempatan kepada pengguna di lapangan / stasiun bergerak yg menggunakan perangkat dengan kemampuan terbatas
11. Mengutamakan / memberikan kesempatan pada pembawa berita yg bersifat emergency / darurat
12. Tidak dianjurkan berkomunikasi melalui repeater dengan menggunakan peralatan penguat mikrofon seperti: Echo, ALC, dsb – karena audio justru akan menjadi melebar dan tidak nyaman bagi orang lain yg mendengarkan.
C. Penggunaan kata INTERUPSI
1. Apabila mau memotong / menyela pembicaraan disebabkan ada sesuatu informasi yang penting, gunakan pada saat jeda komunikasi atau spasi, kemudian masuk dengan menyebutkan identitas diri, Contoh : JZ12AR interupsi … dan yang sedang berkomunikasi sebaiknya mempersilahkan yg menginterupsi menggunakan frekwensi
2. Setelah selesai kepentingannya sebaiknya dikembalikan pada pengguna sebelumnya dengan mengucapkan : Terima Kasih
3. Kata Break atau Contact sebaiknya tidak dipakai, baik untuk keperluan menyela pembicaraan maupun apabila hanya ingin bergabung didalam pembicaraan / komunikasi
4. Apabila tidak ada sesuatu yang penting dan hanya ingin bergabung maka pada saat jeda / spasi cukup menyebutkan identitas diri, Contoh: JZ12AR masuk / bergabung atau cukup dengan menyebut JZ12AR saja
5. Apabila mengetahui ada yang mau bergabung, pengguna sebelumnya sebaiknya juga merespon, Contoh: Terdengar JZ12AR, mohon bersabar satu dua kesempatan
PENGGUNAAN STASIUN KRAP
1. Stasiun KRAP hanya boleh digunakan untuk komunikasi radio dalam negeri
2. Stasiun KRAP dapat digunakan untuk kegiatan :
a. Hubungan persahabatan dan persaudaraan antar sesama anggota;
b. Pembinaan, penyuluhan dan kegiatan RAPI;
c. Bantuan komunikasi dalam rangka kegiatan kepramukaan, olah raga, sosial kemasyarakatan dan kegiatan kemanusiaan lain;
d. Penyampaian berita marabahaya, bencana alam, dan pencarian dan pertolongan (SAR).
3. Kegiatan KRAP di luar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam point (1) yang kegiatannya berskala nasional harus mendapat persetujuan Direktorat Jenderal sedang kegiatan yang berskala Daerah harus mendapat persetujuan Kepala Dinas Propinsi
4. Dalam kegiatan KRAP wajib menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5. Stasiun KRAP dilarang digunakan untuk :
a. Memancarkan berita yang bersifat politik, SARA, dan atau pembicaraan lainnya dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban;
b. Memancarkan pemberitaan / berita yang bersifat komersial;
c. Memancarkan berita sandi kecuali kode-10 (ten-code);
d. Berkomunikasi dengan stasiun KRAP yang tidak memiliki izin atau stasiun radio lain selain stasiun KRAP;
e. Disambungkan dengan jaringan telekomunikasi lain milik penyelenggara telekomunikasi;
f. Memancarkan berita merabahaya atau berita lain yang tidak benar;
g. Memancarkan informasi yang tidak sesuai peruntukannya sebagai sarana komunikasi radio antara lain memancarkan musik-musik, menyanyi, pidato, dongeng, pembicaraan asusila.
6. Stasiun KRAP atau perangkat KRAP dilarang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk kepentingan dinas instansi pemerintah/swasta.
7. Stasiun KRAP dilarang digunakan di atas kapal laut atau di pesawat udara
8. Stasiun KRAP dengan seizin pemiliknya dapat digunakan oleh pemegang IKRAP lainny dengan mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku
9. Stasiun KRAP meskipun dengan sepengetahuan pemiliknya tidak diizinkan untuk digunakan oleh seseorang yang tidak memiliki IKRAP
10. Stasiun KRAP harus dapat dikenali dari nama panggilan yang setiap kali dipancarkan dengan menyebut nama panggilan (10-28) pada permulaan dan akhir komunikasi radio yang diselenggarakan, dilaksanakan paling sedikit setiap 3 (tiga) menit sekali
http://sites.google.com/site/rapi1803/etika-komunikasi
Kamis, 18 Maret 2010
Kode Etik dalam Menggunakan Telepon Selular atau HP
Handpone.....hampir semua kalangan memilkinya dari kalangan atas sampai kalangan bawah, handphone bukan lagi merupakan barang yang aneh, apalagi telah banyak iklan – iklan di televisi yang menawarkan berbagai macam merek hp dengan fitur – fitur yang canggih dan tentunya harganya pun bervariasi. Bayangkan saja dalam jangka waktu satu bulan saja merek tertentu sebut saja N dapat mengeluarkan berbagai macam fitur dengan kelebihannya masing – masing.
Fungsi ponsel pun menjadi sangat beragam, mulai dari alat komunikasi, sumber informasi, sampai kepada pusat hiburan. Ada orang yang menggunakan ponsel untuk keperluan yang benar-benar penting, seperti bisnis tetapi ada juga yang hanya sekedar untuk meningkatkan prestise tanpa mengerti kemampuan penuh ponselnya alias gaya doang...
Kecanggihan handphone yang masing – masing orang miliki terkadang tidak jadi tidak memperhatikan sekeliling atau lingkungan, seperti menelpon dengan suara yang keras, mendengarkan musik Mp3 dari handphone yang mereka bilang canggih dengan loudspaker. Semua contoh tersebut sangatlah mengganggu aktivitas orang lain yang bisa saja sedang ingin beristirahat.
Sudah tidak dipungkiri, kalau memiliki ponsel sangatlah mudah caranya. Tapi, bagaimana dengan penggunaannya? Memang, dengan kecanggihan yang ditawarkan, ponsel juga terlihat sangat mudah digunakan. Tapi, apakah “etika” penggunaannya sudah benar? Walaupun, penggunaan ponsel lebih mengarah kepada privasi, tetapi janganlah sampai privasi tersebut mengganggu hak-hak yang juga dimiliki oleh orang lain. Di bawah ini terdapat beberapa etika yang masih sering dilanggar oleh para pengguna ponsel:
1. Berbicara Terlalu Keras.
Ponsel sudah memiliki sensor pengeras suara yang baik, jadi tidak perlu berbicara sampai suara anda terdengar semua orang di sebuah halte bus, dalam lift, atau tempat umum lainnya. Dan yang pasti, percayalah…suara anda tidak sebagus itu untuk didengar!!
2. Topik Pembicaraan yang Tidak Seperlunya.
Berbicaralah seperlunya jika sedang membicarakan topik tentang tugas sekolah atau tugas kantor ya fokus saja pada 1 hal tersebut, jangan membicarakan hal – hal yang tidak penting.
3. Secara Kasar Memotong Pembicaraan.
Pastinya anda tidak senangkan jika sedang asyik berbicara dengan teman anda tetapi tiba – tiba teman anda memotong pembicaraan anda kemudian mengalihkan pembicaraan anda, maka dari itu cobalah untuk menghargai orang lain jika kita ingin dihormati.
4. Ponsel Berdering di Dalam Bioskop.
Bayangkan, anda sedang menonton Batman dan tiba-tiba nada dering lagu Britney Spears berbunyi dengan kerasnya? Hmmm…silakan jawab sendiri. Atau lebih buruk lagi, ada yang bergosip ria ketika anda menonton film horor.
5. Ber-SMS Sambil Mengemudi.
Apakah mengganggu orang? Hmm…sepertinya tidak. Tapi, apakah “bisa” mengganggu orang? Sangat mungkin. Anda bisa saja dalam sekejap, menciptakan sebuah kecelakaan besar hanya karena ingin mengetik “ok” pada ponsel anda.
6. Ber-SMS Sambil Berbicara.
Bayangkan anda sedang bercurhat ria, dan lawan bicara anda justru asik ber-SMS pastinya itu sangat menyakitkan sekali yah......
7. Ber-SMS untuk Hal Kecil.
Ugghhh…sangat boros hanya sekedar untuk mengatakan “hai” kepada teman anda.
8. Nada Dering yang Keras dan Mengganggu.
Nada dering yang sangat keras dapat mengacaukan konsentrasi belajar atau bahkan berbicara sekalipun. Untuk itu jika sedang ditempat – tempat umum ada baiknya di silent, itu juga jika anda tidak ingin orang lain marah karena suara hp anda yang terlalu berisik dan norak.
9. Lokasi Penggunaan Ponsel.
Banyak orang yang justru menerima telpon di tempat yang tidak selayaknya. Contoh: perpustakaan, antrian makan, di dalam busway, dan lain-lain.
Masih banyak lagi penyalah gunaan ponsel, seperti: sarana menyebarkan video porno, penggunaan kamera untuk hal tidak senonoh, dan lain-lain. Tapi, yaaa tampaknya ketidak pedulian sudah menjadi bagian dari masyarakat kita dan justru sangat dinikmati. Sungguh menyedihkan kemerosotan moral kita!! Semoga artikel ini, bisa bantu menyadarkan kita semua untuk bersikap lebih baik.
sumber : www.otbusiness.blogspot.com
Fungsi ponsel pun menjadi sangat beragam, mulai dari alat komunikasi, sumber informasi, sampai kepada pusat hiburan. Ada orang yang menggunakan ponsel untuk keperluan yang benar-benar penting, seperti bisnis tetapi ada juga yang hanya sekedar untuk meningkatkan prestise tanpa mengerti kemampuan penuh ponselnya alias gaya doang...
Kecanggihan handphone yang masing – masing orang miliki terkadang tidak jadi tidak memperhatikan sekeliling atau lingkungan, seperti menelpon dengan suara yang keras, mendengarkan musik Mp3 dari handphone yang mereka bilang canggih dengan loudspaker. Semua contoh tersebut sangatlah mengganggu aktivitas orang lain yang bisa saja sedang ingin beristirahat.
Sudah tidak dipungkiri, kalau memiliki ponsel sangatlah mudah caranya. Tapi, bagaimana dengan penggunaannya? Memang, dengan kecanggihan yang ditawarkan, ponsel juga terlihat sangat mudah digunakan. Tapi, apakah “etika” penggunaannya sudah benar? Walaupun, penggunaan ponsel lebih mengarah kepada privasi, tetapi janganlah sampai privasi tersebut mengganggu hak-hak yang juga dimiliki oleh orang lain. Di bawah ini terdapat beberapa etika yang masih sering dilanggar oleh para pengguna ponsel:
1. Berbicara Terlalu Keras.
Ponsel sudah memiliki sensor pengeras suara yang baik, jadi tidak perlu berbicara sampai suara anda terdengar semua orang di sebuah halte bus, dalam lift, atau tempat umum lainnya. Dan yang pasti, percayalah…suara anda tidak sebagus itu untuk didengar!!
2. Topik Pembicaraan yang Tidak Seperlunya.
Berbicaralah seperlunya jika sedang membicarakan topik tentang tugas sekolah atau tugas kantor ya fokus saja pada 1 hal tersebut, jangan membicarakan hal – hal yang tidak penting.
3. Secara Kasar Memotong Pembicaraan.
Pastinya anda tidak senangkan jika sedang asyik berbicara dengan teman anda tetapi tiba – tiba teman anda memotong pembicaraan anda kemudian mengalihkan pembicaraan anda, maka dari itu cobalah untuk menghargai orang lain jika kita ingin dihormati.
4. Ponsel Berdering di Dalam Bioskop.
Bayangkan, anda sedang menonton Batman dan tiba-tiba nada dering lagu Britney Spears berbunyi dengan kerasnya? Hmmm…silakan jawab sendiri. Atau lebih buruk lagi, ada yang bergosip ria ketika anda menonton film horor.
5. Ber-SMS Sambil Mengemudi.
Apakah mengganggu orang? Hmm…sepertinya tidak. Tapi, apakah “bisa” mengganggu orang? Sangat mungkin. Anda bisa saja dalam sekejap, menciptakan sebuah kecelakaan besar hanya karena ingin mengetik “ok” pada ponsel anda.
6. Ber-SMS Sambil Berbicara.
Bayangkan anda sedang bercurhat ria, dan lawan bicara anda justru asik ber-SMS pastinya itu sangat menyakitkan sekali yah......
7. Ber-SMS untuk Hal Kecil.
Ugghhh…sangat boros hanya sekedar untuk mengatakan “hai” kepada teman anda.
8. Nada Dering yang Keras dan Mengganggu.
Nada dering yang sangat keras dapat mengacaukan konsentrasi belajar atau bahkan berbicara sekalipun. Untuk itu jika sedang ditempat – tempat umum ada baiknya di silent, itu juga jika anda tidak ingin orang lain marah karena suara hp anda yang terlalu berisik dan norak.
9. Lokasi Penggunaan Ponsel.
Banyak orang yang justru menerima telpon di tempat yang tidak selayaknya. Contoh: perpustakaan, antrian makan, di dalam busway, dan lain-lain.
Masih banyak lagi penyalah gunaan ponsel, seperti: sarana menyebarkan video porno, penggunaan kamera untuk hal tidak senonoh, dan lain-lain. Tapi, yaaa tampaknya ketidak pedulian sudah menjadi bagian dari masyarakat kita dan justru sangat dinikmati. Sungguh menyedihkan kemerosotan moral kita!! Semoga artikel ini, bisa bantu menyadarkan kita semua untuk bersikap lebih baik.
sumber : www.otbusiness.blogspot.com
Kilatnya E-mail Mengalahkan Pranko Kilat
Sering kali orang mengeluh dengan belum datangnya surat dari kerabat, yang padahal sudah dikirim dari 1 minggu yang lalu, dengan alasan suratnya salah alamat, prankonya bukan yang kilat atau apalah, namun Komunikasi pada saat ini sedemikian canggih sehingga tidak perlu lagi menggunakan surat yang perlu mengantri di kantor pos belum lagi harus menunggu balasan surat yang cukup lama, padahal isi dari surat itu sangatlah penting misalnya tentang sakitnya salah satu anggota keluarga kita.
Dengan kemajuan teknologi komunikasi saat ini banyak ditawarkan alternative untuk berkomunikasi salah satunya lewat media surat elektronik atau biasa yang disebut dengan e-mail. Dan email juga merupakan salah satu media komunikasi yang paling penting dan paling banyak digunakan oleh banyak orang.
Sebenernya apa sih e-mail itu? Menurut buku pengantar internet karangan Lepkom Gunadarma E-mail merupakan salah satu sarana komunikasi yang cukup handal, perbandingannya dengan mail(surat) adlah waktu pengirimannya yang sangat cepat. Email (electronic mail) bukanlah pelayanan ”end to end”, karena masih pengirim dan penerima tidak perlu berkomunikasi secara langsung. Terdapat dua jenis e-mail yaitu :
1. E-mail berbaris web
Pada e-mail jenis ini, seluruh aktivitas mengirim atau menerima e-mail dilakukan melalui sebuah situs yang disebut dengan web mail.
2. E-mail berbaris client.
Dibuthkan sebuah perangkat lunak apabila akan menggunakan e-mail pada e-mail jenis ini, misalnya Eudora atau micrasoft Otlook. Fasilitas yang disediakan perangkat lunak tersebut, antara lain fasilitas untuk menulis dan menulis dan mengolah e-mail tanpa harus terhubung dengan Internet.
Didalam mengirimkan surat kita butu alamat pengirim dan penerima begitu juga dengan e-mail. Didalam pengiriman e-mail dibutuhkan yang namanya Alamat e-mail. Kegagalan pengiriman e-mail pada umumnya disebabkan karena kesalahan menulis alamat (dapat disebabkan oleh mesin penerima atau sebagian jaringan mengalami gangguan, tetapi biasanya jaringan mencoba beberapa kali sebelum gagal).
Format alamat e-mail adalah :nama-login@nama-mesin. Sampai atau tidaknya surat juga tergantung pada beberapa mesin yang menangani surat tadi. Domain nam system (DNS) juga berlaku untuk beberapa address non internet. Nama biasanya mempunyai flag jaringan sebagai domain tingkat tinggi selain tipe organisasi atau negara sebagai contoh : ia_maniez_beut@yahoo.co.id atau lintang@staff.gunadarma.ac.id
Email memang sangat berguna bagi banyak pihak tetapi jika penggunaan email tersebut tidak digunakan sesuai dengan etika yang berlaku maka akan terjadi kericuhan seperti yang terjadi dimedia masa akhir – akhir ini. Berikut sedikit informasi tentang kode etik menggunakan e-mail dengan baik :
1. Jangan gunakan e-mail untuk hal-hal yang bersifat sangat pribadi atau subyektif karena kemungkinan kesalah-pahaman dapat sangat terjadi.
2. Jangan gunakan e-mail bila hal ini akan mengurangi kesempatan anda bertatap-muka dengan seseorang E-mail tidak akan pernah dapat menggantikan manfaat yang lebih besar dari komunikasi tatap-muka.
3. E-mail dapat digunakan sebagai salah satu variasi dalam memberikan motivasi kerja ke rekan lain berupa pujian, ucapan terima-kasih dsb.
4. Sebelum mengirimkan suatu pesan e-mail, pertimbangkanlah apakah pesan tersebut layak/pantas diterima si penerima. Isi e-mail tertentu dapat membuat si penerima salah paham dan menimbulkanrasa marah. Bila anda menerima e-mail seperti itu, segeralah jawab kepada si pengirim untuk tidak mengirimkannya e-mail sejenis itu lagi.
5. Abaikan segala jenis e-mail yang bersifat "surat berantai" atau HOAX (ancaman yang tidak benar mengenai virus komputer). Hal ini hanya akan membuang waktu dan menurunkan produktifitas kerja anda.
6. Segeralah jawab e-mail yang membutuhkan jawaban anda. Bila anda belum mempunyai jawabannya, kirimkanlah pesan bahwa anda akan menjawabnya pada waktu atau tanggal tertentu.
7. Sediakan waktu khusus (misalnya setiap pagi, saing dan sore @ 1/2 jam) untuk memeriksa e-mail anda agar produktifitas kerja anda terjaga.
8. Sesuaikan bahasa e-mail anda dengan kepada siapa saja e-mail itu anda tujukan. Ingatlah bahwa dengan e-mail anda dapat berkomunikasi langsung dengan berbagai pihak/posisi dalam suatu perusahaan.
9. Hati-hatilah, e-mail dapat menjadi alat penyebar virus yang cepat bila terlampir program-program komputer yang tidak ter"scan" dengan baik.
Sumber :
http://marcel2303.multiply.com/journal/item/16/Kode_Etik_Email_
Dengan kemajuan teknologi komunikasi saat ini banyak ditawarkan alternative untuk berkomunikasi salah satunya lewat media surat elektronik atau biasa yang disebut dengan e-mail. Dan email juga merupakan salah satu media komunikasi yang paling penting dan paling banyak digunakan oleh banyak orang.
Sebenernya apa sih e-mail itu? Menurut buku pengantar internet karangan Lepkom Gunadarma E-mail merupakan salah satu sarana komunikasi yang cukup handal, perbandingannya dengan mail(surat) adlah waktu pengirimannya yang sangat cepat. Email (electronic mail) bukanlah pelayanan ”end to end”, karena masih pengirim dan penerima tidak perlu berkomunikasi secara langsung. Terdapat dua jenis e-mail yaitu :
1. E-mail berbaris web
Pada e-mail jenis ini, seluruh aktivitas mengirim atau menerima e-mail dilakukan melalui sebuah situs yang disebut dengan web mail.
2. E-mail berbaris client.
Dibuthkan sebuah perangkat lunak apabila akan menggunakan e-mail pada e-mail jenis ini, misalnya Eudora atau micrasoft Otlook. Fasilitas yang disediakan perangkat lunak tersebut, antara lain fasilitas untuk menulis dan menulis dan mengolah e-mail tanpa harus terhubung dengan Internet.
Didalam mengirimkan surat kita butu alamat pengirim dan penerima begitu juga dengan e-mail. Didalam pengiriman e-mail dibutuhkan yang namanya Alamat e-mail. Kegagalan pengiriman e-mail pada umumnya disebabkan karena kesalahan menulis alamat (dapat disebabkan oleh mesin penerima atau sebagian jaringan mengalami gangguan, tetapi biasanya jaringan mencoba beberapa kali sebelum gagal).
Format alamat e-mail adalah :nama-login@nama-mesin. Sampai atau tidaknya surat juga tergantung pada beberapa mesin yang menangani surat tadi. Domain nam system (DNS) juga berlaku untuk beberapa address non internet. Nama biasanya mempunyai flag jaringan sebagai domain tingkat tinggi selain tipe organisasi atau negara sebagai contoh : ia_maniez_beut@yahoo.co.id atau lintang@staff.gunadarma.ac.id
Email memang sangat berguna bagi banyak pihak tetapi jika penggunaan email tersebut tidak digunakan sesuai dengan etika yang berlaku maka akan terjadi kericuhan seperti yang terjadi dimedia masa akhir – akhir ini. Berikut sedikit informasi tentang kode etik menggunakan e-mail dengan baik :
1. Jangan gunakan e-mail untuk hal-hal yang bersifat sangat pribadi atau subyektif karena kemungkinan kesalah-pahaman dapat sangat terjadi.
2. Jangan gunakan e-mail bila hal ini akan mengurangi kesempatan anda bertatap-muka dengan seseorang E-mail tidak akan pernah dapat menggantikan manfaat yang lebih besar dari komunikasi tatap-muka.
3. E-mail dapat digunakan sebagai salah satu variasi dalam memberikan motivasi kerja ke rekan lain berupa pujian, ucapan terima-kasih dsb.
4. Sebelum mengirimkan suatu pesan e-mail, pertimbangkanlah apakah pesan tersebut layak/pantas diterima si penerima. Isi e-mail tertentu dapat membuat si penerima salah paham dan menimbulkanrasa marah. Bila anda menerima e-mail seperti itu, segeralah jawab kepada si pengirim untuk tidak mengirimkannya e-mail sejenis itu lagi.
5. Abaikan segala jenis e-mail yang bersifat "surat berantai" atau HOAX (ancaman yang tidak benar mengenai virus komputer). Hal ini hanya akan membuang waktu dan menurunkan produktifitas kerja anda.
6. Segeralah jawab e-mail yang membutuhkan jawaban anda. Bila anda belum mempunyai jawabannya, kirimkanlah pesan bahwa anda akan menjawabnya pada waktu atau tanggal tertentu.
7. Sediakan waktu khusus (misalnya setiap pagi, saing dan sore @ 1/2 jam) untuk memeriksa e-mail anda agar produktifitas kerja anda terjaga.
8. Sesuaikan bahasa e-mail anda dengan kepada siapa saja e-mail itu anda tujukan. Ingatlah bahwa dengan e-mail anda dapat berkomunikasi langsung dengan berbagai pihak/posisi dalam suatu perusahaan.
9. Hati-hatilah, e-mail dapat menjadi alat penyebar virus yang cepat bila terlampir program-program komputer yang tidak ter"scan" dengan baik.
Sumber :
http://marcel2303.multiply.com/journal/item/16/Kode_Etik_Email_
Jumat, 12 Maret 2010
Ketertarikanku akan Sistem Informasi Geografis
Ehmmm….. juddul yang standard…ya ya ya bisa dibilang begitu!!! Tapi apa kalian tau saya sangat bersusah payah dalam mempelajari GIS ini.
Apa sih sebebnarnya GIS itu??? Menurut buku yang pernah saya baca, dari seorang ahli GIS yaitu Eddy Prahasta, didalam buku yang ”berjudul Sistem Informasi Geografis Konsep-konsep dasar”, disana diterangkan bahwa sistem informasi gerografis itu secara umum, terdapat dua jenis data yang dapat digunakan untuk merepresentasikan atau memodelkan fenomena – fenomena yang terdapat didunia nyata.
Yang pertama adalah jenis data yang merepresentasikan aspek – aspek keruangan dari fenomena yang bersangkutan. Jenis data ini sering disebut juga dengan data – data posisi, koordinat, ruang atau spasial.
Sedangkan yang kedua adalah jenis data yang merepresentasikannya aspek – aspek deskriptif dari fenomena yang dimodelkan. Mencakup items atau properties dari fenomena yang bersangkutan hingga dimensi waktunya jenis data atribut atau data non – spasial.
Ya... itu sedikit teori tentang GIS (Geografis Information System), walaupun sedikit tapi membingungkan...hehehehe
Sedikit bercerita nih... semester 6 yang lalu pada saat terdapat tugas penulisan ilmiah atau biasa yang dsebut dengan PI. Saya sempat menulis tentang GIS dan dosen pembimbing saya pun menyetujuinya, pada saat itu saya ingin mencoba membuat aplikasi yang berjudul ”Sistem Informasi Geografis Pendidikan Sekeolah menengah Pertama Kecamatan Bekasi Timur” pada saat itu saya menggunakan bahasa pemrograman ArcView 3.3.
Bimbingan berawal berjalan dengan lancar semuanya sudah berjalan sesuai dengan keinginan saya dan ibunya, saya memang benar – benar hanya bermodalkan kata ”nekad” untuk membuat aplikasi yang sama sekali belum pernah saya pelajari sebelumnya. Saya hanya bisa mencoba, mencoba dan mencoba.
Tapi diawal bimbingan minggu ke 5 tepatnya pada saat mengumpulan bab 3 saya mertegung karena kebingungan masalah mendijit sebuah peta, padahal semua data dan tampilan aplikasi sudah berjalan dengan lancar, mau tanya teman pun tak ada yang mengerti, walhasil saya menyerah dan mengganti materi saya dengan yang lain alias ganti judul hehehe.
Sampai saat ni pun saya masih tertarik dengan GIS. Khususnya bagaimana sih cara mendijit itu?padahal sebelum pengerjaan PI dimulai saya sangat bersemangat untuk mencari buku – buku tentang SIG khususnya ArcView, bahkan sudah 4 buku karangan Eddy Prahasta yang saya punya, tapi tak satupun yang saya mengerti hehehe jadi malu (ketauan deh gak cerdas), sampai saat ini saya pun masih penasaran gimana sih cara dijit sebuah peta dengan baik dan benar??????????
Apa sih sebebnarnya GIS itu??? Menurut buku yang pernah saya baca, dari seorang ahli GIS yaitu Eddy Prahasta, didalam buku yang ”berjudul Sistem Informasi Geografis Konsep-konsep dasar”, disana diterangkan bahwa sistem informasi gerografis itu secara umum, terdapat dua jenis data yang dapat digunakan untuk merepresentasikan atau memodelkan fenomena – fenomena yang terdapat didunia nyata.
Yang pertama adalah jenis data yang merepresentasikan aspek – aspek keruangan dari fenomena yang bersangkutan. Jenis data ini sering disebut juga dengan data – data posisi, koordinat, ruang atau spasial.
Sedangkan yang kedua adalah jenis data yang merepresentasikannya aspek – aspek deskriptif dari fenomena yang dimodelkan. Mencakup items atau properties dari fenomena yang bersangkutan hingga dimensi waktunya jenis data atribut atau data non – spasial.
Ya... itu sedikit teori tentang GIS (Geografis Information System), walaupun sedikit tapi membingungkan...hehehehe
Sedikit bercerita nih... semester 6 yang lalu pada saat terdapat tugas penulisan ilmiah atau biasa yang dsebut dengan PI. Saya sempat menulis tentang GIS dan dosen pembimbing saya pun menyetujuinya, pada saat itu saya ingin mencoba membuat aplikasi yang berjudul ”Sistem Informasi Geografis Pendidikan Sekeolah menengah Pertama Kecamatan Bekasi Timur” pada saat itu saya menggunakan bahasa pemrograman ArcView 3.3.
Bimbingan berawal berjalan dengan lancar semuanya sudah berjalan sesuai dengan keinginan saya dan ibunya, saya memang benar – benar hanya bermodalkan kata ”nekad” untuk membuat aplikasi yang sama sekali belum pernah saya pelajari sebelumnya. Saya hanya bisa mencoba, mencoba dan mencoba.
Tapi diawal bimbingan minggu ke 5 tepatnya pada saat mengumpulan bab 3 saya mertegung karena kebingungan masalah mendijit sebuah peta, padahal semua data dan tampilan aplikasi sudah berjalan dengan lancar, mau tanya teman pun tak ada yang mengerti, walhasil saya menyerah dan mengganti materi saya dengan yang lain alias ganti judul hehehe.
Sampai saat ni pun saya masih tertarik dengan GIS. Khususnya bagaimana sih cara mendijit itu?padahal sebelum pengerjaan PI dimulai saya sangat bersemangat untuk mencari buku – buku tentang SIG khususnya ArcView, bahkan sudah 4 buku karangan Eddy Prahasta yang saya punya, tapi tak satupun yang saya mengerti hehehe jadi malu (ketauan deh gak cerdas), sampai saat ini saya pun masih penasaran gimana sih cara dijit sebuah peta dengan baik dan benar??????????
Langganan:
Komentar (Atom)